Tentang Emil Abeng

Emil Abeng adalah putra sulung Tanri Abeng MBA, tokoh nasional asal Pulau Selayar yang juga Menteri Negara BUMN yang pertama. Pada tanggal 1 Oktober 2009, ia dilantik menjadi Anggota DPR RI dan dikenal sebagai tokoh muda Golkar dari Sulawesi Selatan. Emil lahir di Makassar pada tanggal 29 Agustus 1969.

Seiring dengan kesibukan ayahnya yang sering bekerja di berbagai negara, sejak kecil Emil telah merasakan hidup di berbagai negara. Bahkan pada usia 7 tahun, sang ayah Tanri Abeng mengirimnya ke Amerika Serikat untuk bersekolah di negeri Paman Sam selama kurang lebih satu tahun.

Ditengah kesibukannya sebagai pemegang posisi penting di berbagai perusahaan, Emil aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Sejak awal, ia ingin sekali mendarma-bhaktikan kemampuannya untuk bangsa dan negara. Jalan itu terbuka, saat terpilih menjadi anggota DPR – RI dari partai Golkar dengan daerah pemilihan Sulawesi Selatan I melipui Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar , Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng dan daerah kelahiran Orang Tuanya Kabupaten Selayar bahkan dengan perolehan suara tertinggi diantara calon-calon lain Partai Golkar.

Keaktifannya di politik bukanlah hal baru, ia menjabat sebagai Bendahara Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) DPP Partai Golongan Karya periode 2004 – 2009. Saat ini terpilih sebagai ketua Umum Himpunan Pengusaha Kosogoro 1957 (Gerakan dibawah Kosgoro 1957), di PP AMPG ditetapkan sebagai salah satu Ketua. Aktifitas sosial juga sangat banyak, dia ditempatkan Sebagai Bendahara Yayasan Puri Cikeas dan dan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Jakarta Selatan, masa bhakti 2008 – 2013.

Ia pun melakukan pengembangan sosial melalui dua yayasan yakni Yayasan Latimojong dan Yayasan Anakkukang. Sisi lain, Emil Abeng juga mempunyai jaringan bisnisnya yang luas. Banyak pihak berharap Emil mampu membawa investor masuk ke Indonesia.

Dan saat terpilih menjadi anggota DPR, ia kembali menegaskan niatnya kedepan adalah memasukkan investasi ke Indonesia dan juga daerah asalnya Sulawesi Selatan mulai dari pendidikan, infrastruktur hingga sektor riil. Sebagai catatan, sebelum menjadi anggota DPR, Emil berhasil merealisasikan investasi berbagai sektor di daera seperti bisnis Hotel Sedona-Aryaduta Makassar, GMTDC-Makassar, perdagangan cokelat di Sumatera, kilang minyak di Selayar, sekolah unggul di Malino, Gowa.